Jumat, 28 Maret 2014

Amiin

Kehidupan ini begitu lucu

Aku sebagai anak pertama menjadi pemarah dan pemurung semenjak ada dia , aku tak tau sampai kapan ini akan terus begini, aku pun hanya pasrah  kepada  tuhan , sulit  hati berbicara ataupun lisan mengucap hanya ejaan doa yang terus terucap .

Memandangnya lucu ,

setiap hari kelakuanya ada ada saja . Kasihan ibuku meminang suami hanya untuk status, kenyataanya  terdzolimi, ibuku percaya dengan mengalah itu jalan terbaik maka apapun yang  membuat dia sedih , ibu ku menganggapnya easy going | Gone with the wind.

ibu bekerja sebagai perias pengantin dari lika-liku khidupan telah ia lalui . dari kecil ia telah hidup mandiri , akupun sempat tidak percaya dia hidup mandiri dan bapak ibunya / kakek nenek ku membedakan ibuku . apapun dia telah menunjukan bahwa dengan hidup mandiri ia bisa menunjukan keberhasilanya dengan merintis usahanya , ia hanya seorang ibu rumah tangga yang begitu penyayang kepada  anak-anaknya, setiap bertemu anak - anaknya ia selalu tertawa ceria melupakan kefaktaan di dalam dirinya yang sedih hati .

aku terkadang takut ibu ku cepat tutup usia karena hanya ibuku yang bisa mengerti aku dan adik adiku dengan tulus , sempat beberapa kali ibu ku mati suri ,aku sering mengkhawatirkan hal itu akan terjadi di selang waktu berikutnya.

hanya pesan untuk anak - anaknya untuk menjalani hidup dengan ikhlas dan harapan anak - anaknya mapan setelah besar nanti, ibuku tidak meminta sepeser pun hasil keberhasilan anak - anaknya. akupun menjadi bingung tentang ibuku  yang begitu peyayang .

semoga ibu ku selalu  di beri kekuatan Amiin